participants

Australia
Brunei
China
Germany
Hong Kong
Indonesia
Iran
Japan
Kazakhstan
Laos
Malaysia
Malta
Moldova
Netherlands
Rusia
Singapore
Spain
Taiwan
Thailand
Tunisia
United Arab Emirates
USA
Uzbekistan
Vietnam

First Image
Second Image
Third Image
Fourth Image

Pebalap Jepang menangi etape pertama Tour de East Java

PDFPrintE-mail

NAKAJIMA Yasuharu

Sidoarjo (ANTARA News)

Pebalap asal Jepang dari tim Aisan Racing, Yasuharu Nakajima, memenangi etape pertama balap sepeda internasional "Tour de East Java 2014" di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu.

Nakajima masuk finis pertama dengan catatan waktu 3 jam 1 menit 32 detik, setelah bersaing ketat dengan sejumlah pebalap lainnya pada rute sepanjang 133,8 kilometer melintasi wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Ia memimpin di depan pebalap Polygon Sweet Nice Surabaya, Kaswanto, dan Amir Zahgari (Pishgaman Yazd Iran) yang masing-masing berada di urutan kedua dan ketiga. Kemenangan ini membawa Nakajima berhak mengenakan kaos kuning pada balapan etape kedua atau terakhir Minggu (7/9).(yellow jersey)

 

Perlombaan etape pertama berlangsung cukup sengit dan beberapa pebalap saling bergantian memimpin di depan. Medan lomba yang datar tanpa tanjakan membuat pebalap lebih sering berada dalam rombongan besar.

Pebalap tim Gusto Taiwan, Chun Kai Feng, sempat berada dalam rombongan terdepan pada beberapa kilometer awal bersama pebalap gaek Tonton Susanto (Pegasus) dan Bakri Sofian Nabil (Timnas Malaysia).

Namun, setelah memasuki "intermediate sprint" kedua di kilometer 91,5 Kecamatan Krembung, komposisi pebalap terdepan mulai berubah. Jamalidin Novardianto dari tim Pegasus mencoba menyodok dengan dikuntit Nakajima dan Chun Kai. Di belakang mereka ada Kaswanto dan Amir Zahgari.

"Saya terus berusaha menempel Nakajima sejak masuk wilayah Krian hingga finis. Dia cukup tangguh dan saya sedikit lengah menjelang masuk finis," kata Kaswanto, usai perlombaan.

Balapan etape kedua sekaligus yang terakhir pada TdEJ 2014 dilanjutkan Minggu (7/9), dengan menempuh jarak sejauh 130,7 kilometer di wilayah Kabupaten Mojokerto, dimulai dari depan Museum Trowulan dan finis di kawasan wisata pemandian air panas Padusan Pacet.

Berbeda dengan etape pertama, kali ini pebalap akan disuguhi medan tanjakan dengan perebutan dua poin "King of Mountain" (KOM), yakni di kilometer 80 dan 122,5. Etape ini sekaligus menjadi penentuan juara TdEJ tahun ini.

Penyelenggaraan lomba balap sepeda tahunan di Jatim tersebut, kali ini merupakan yang terpendek rute lombanya sepanjang digelar sejak 2003. Namun, peserta yang ambil bagian tetap cukup banyak, termasuk tim asing.

Tercatat ada 10 tim balap kontinental dari Iran (3), Malaysia (2), Brunei Darussalam, Jepang, Taiwan, Australia, dan Indonesia, ditambah lima tim balap sepeda lokal.

SUmber : antaranews.com